Jumat, 14 Agustus 2015

Merancang Penelitian - State Of The Art ...

Kali ini mau sedikit berbagi pengalaman dalam hal membimbing Tugas Akhir (Skripsi) mahasiswa jenjang sarjana S1. Banyak mahasiswa yang kebingungan untuk mencari materi Tugas Akhir nya, bahkan pada tahap ini sampai-sampai tidak sedikit mahasiswa yang 'menghilang' tidak tahu rimbanya sehingga sangat sayang sekali dengan waktu yang terbuang yang membuat predikat mahasiswa yang bersangkutan lulus sarjana S1 melewati (jauh) dari 8 semester yang seharusnya. Sebaliknya tidak sedikit juga yang masih muncul batang hidungnya maka proposal Tugas Akhir nya mendapat perombakan besar dari dosen-dosen pembahas. Tentu hal tersebut semakin membuat jatuh mental dari mahasiswa untuk menuntaskan pekerjaan Tugas Akhir nya.

Berdasarkan seminar dan pengalaman yang penulis ikuti dan melakukan penelitian, maka dalam dunia penelitian terdapat konsep yang disebut dengan "State Of The Art" (SOTA). Menurut wikipedia pengertian bebas dari State Of The Art (SOTA) adalah: The term "state of the art" refers to the highest level of general development, as of a device, technique, or scientific field achieved at a particular time. It also refers to the level of development (as of a device, procedure, process, technique, or science) reached at any particular time as a result of the common methodologies employed [2]. Dari hal tersebut intinya SOTA adalah pencapaian tertinggi dari sebuah pengembangan yang dapat berbentuk perangkat/produk, teknik/cara, atau sains yang dicapai pada waktu tertentu. SOTA juga dapat berarti ukuran tingkat pengembangan (dalam bentuk sebuah perangkat/produk, prosedur, proses, teknik/cara, atau sains) yang dicapai pada waktu tertentu sebagai sebuah hasil dari penerapan metodologi-metodologi yang ada. Menurut saya SOTA merupakan faktor penting untuk memposisikan penelitian yang akan dilakukan.

Dalam dunia penelitian juga terdapat konsep yang disebut dengan "Novelty". Menurut wikipedia Novelty adalah: Novelty (derived from Latin word novus for "new") is the quality of being new, or following from that, of being striking, original or unusual [3]. Terjemahan bebasnya dari Novelty adalah tingkat kualitas dari kebaharuannya, atau mengikuti pengertian tersebut adalah seberapa bedanya (mencoloknya), keasliannya, atau ketidakbiasaannya. Intinya Novelty adalah kebaharuan apa yang akan ditawarkan dari penelitian yang akan dilakukan.

Pada penelitian jenjang S3 maka SOTA dan Novelty adalah wajib hukumnya. Bahkan untuk mendukung SOTA referensi jurnal ataupun publikasi ilmiah lainnya diwajibkan paling lama sampai 5 tahun kebelakang. Nah untuk penelitian pada jenjang dibawahnya, menurut saya Novelty tidak perlu wajib. Namun untuk jenjang S2 ataupun penelitian lepas lainnya referensi SOTA hendaknya memiliki rentang waktu paling lama sampai 5 tahun, adapun maksudnya pada penelitian jenjang ini ditujukan untuk menghasilkan subsitusi/pengganti dari perangkat/produk, prosedur, proses, teknik/cara, atau sains yang penerapannya sudah ada namun publikasi dan intisari hasil penelitian tersebut masih disembunyikan oleh negara peneliti yang bersangkutan, hal ini dimaksudkan untuk penjajahan dibidang teknologi dan sains yang pada ujungnya adalah penjajahan ekonomi satu negara terhadap negara lain. Sedangkan untuk jenjang S1, referensi SOTA dapat sangat "karet" (lebih fleksibel) baik dari segi masa waktu publikasi maupun jenis publikasinya. Pada jenjang S1 ini SOTA dapat saja diperoleh baik dari jurnal, laporan penelitian, buku tugas akhir, buku ilmiah, laporan proyek (rancangan dan atau implementasi), laporan investigasi/interview, bahkan bisa saja SOTA hanya berasal dari internet (online).

Saya sepakat bahwa penelitian pada jenjang S1 cukup bersifat "mempunyai kontribusi" [1]. Kontribusi disini bisa berbentuk penyelesaian masalah pada satu instansi atau perusahaan yang tentunya belum pernah dilakukan oleh orang lain sebagai kontribusi pada instansi/perusahaan tersebut, atau adanya penambahan variabel masalah terhadap kontribusi yang sudah ada sehingga penyelesaian masalah yang ada perlu reengineering. Atau penelitian pada jenjang ini dapat juga sebagai penyempurnaan penelitian sebelumnya berdasarkan referensi SOTA yang diajukan. Penyempurnaan disini bisa berbentuk penggunaan alat dan atau metode yang paling mutakhir dan tepat atau berbentuk melanjutkan penelitian tersebut. Dengan hal tersebut maka cukuplah sebagai SOTA untuk melakukan penelitian (Tugas Akhir) pada jenjang S1.

Berdasarkan pengalaman membaca dan sebagai dosen pembahas proposal penelitian (Tugas Akhir) mahasiswa S1, sebenarnya banyak ide-ide penelitian yang dikemukakan cukup bagus dan original, namun sangat jarang menyertakan referensi SOTA (jurnal, laporan penelitian, buku tugas akhir, buku ilmiah, laporan proyek, laporan investigasi/interview, publikasi internet) sebagai dasar pemikiran atau ide mengapa ingin melakukan penelitian tersebut. Mendapatkan dan membaca referensi SOTA ini penting agar nalar ide (dasar pemikiran) dan arah penelitian yang akan dilakukan benar, disamping teori-teori pendukung yang diperlukan telah dibaca dan dipahami.

Pada umumnya kerangka proposal penelitian adalah berbentuk sebagai berikut:
Abstrak
BAB 1. Pendahuluan
     1.1. Latar Belakang
     1.2. Tujuan Penelitian
     1.3. Manfaat Penelitian
     1.4. Batasan Masalah
BAB 2. Tinjauan Pustaka
BAB 3. Metodologi Penelitian
BAB 4. Biaya dan Jadwal Penelitian
     4.1. Anggaran Biaya Penelitian
     4.2. Jadwal Penelitian

Berikut ini adalah penjelasan mengenai apa saja yang harus dituangkan dalam setiap Bab/SubBab pada kerangka proposal penelitian:

Bagian Latar Belakang: Pada bagian ini adalah penuangan mengenai dasar pemikiran atau ide mengapa ingin melakukan penelitian ini. Pada bagian ini dapat dituangkan SOTA yang menjadi dasar penelitian sekaligus pencantuman nomor-nomor referensi SOTA baik dalam bentuk jurnal, laporan penelitian, buku ilmiah, laporan proyek, laporan investigasi/interview, atau publikasi internet (online). Bahkan pada paragraf terakhir pada bagian ini dapat ditulis secara eksplisit kalimat "State of the art : ........... " sebagai penegasan mengenai state of the art penelitian.

Bagian Tujuan Penelitian: Pada bagian ini dapat dituangkan penjelasan maksud/tujuan penelitian yang ingin "mempunyai kontribusi" tadi, dan atau reengineering solusi yang ada, dan atau penyempurnaan/melanjutkan penelitian. Ditambah penjelasan bentuk hasil dari penelitian nantinya, dimana dapat memilih kata-kata kunci satu atau beberapa kombinasi berikut: sebagai usulan/rekomendasi....., untuk menentukan....., sebagai pembanding....., membuat simulasi....., membuat rancangan....., membuat produk prototype....., membuat produk jadi (production)....., dan lain sebagainya.

Bagian Manfaat Penelitian: Pada bagian ini dapat dituangkan manfaat hasil dari penelitian. Disini tertuang kontribusi/manfaat apa dari hasil penelitian terhadap instansi atau perusahaan atau kelompok masyarakat bersangkutan. Atau manfaat apa yang dirasakan oleh masyarakat luas atas hasil penelitian. Untuk penelitian jenjang S3 maka manfaat yang berdampak untuk masyarakat luas adalah yang lebih utama.

Bagian Batasan Masalah: Pada bagian dapat dituangkan mengenai batasan penelitian. Hal ini dapat berbentuk batasan yang menyangkut perangkat bantu dan sarana penelitian, batasan variabel-variabel masalah, batasan fungsi-fungsi yang dihasilkan, batasan syarat lingkungan untuk hasil penelitian, dan lain sebagainya.

Bagian Tinjauan Pustaka: Pada bagian ini dapat dituangkan penjelasan semua teori-teori yang ada yang akan mendukung penelitian yang akan dilakukan. Jangan lupa dibagian ini mestinya banyak mencantumkan nomor referensi daftar pustakanya.

Bagian Metodologi Penelitian: Pada bagian ini dapat dituangkan penjelasan pelaksanaan penelitian yang akan dilakukan, berisi tahap-tahap dan urutan aktifitas apa saja yang akan dilakukan dalam penelitian nanti. Secara logika umum metodologi penelitian adalah: menganalisa dan mempelajari..., meneliti..., memilih..., membangun..., melakukan ujicoba... .

Bagian Anggaran Biaya Penelitian: Pada bagian ini dituangkan rinci rencana pos-pos pengeluaran biaya dan perkiraan besar biaya tiap pos yang akan dikeluarkan. Biasanya hal ini ditampilkan dalam bentuk tabel (matriks) pos-pos dan rencana biayanya.

Bagian Jadwal Penelitian: Pada bagian ini dituangkan rinci urutan rencana aktifitas penelitian berikut target tanggal mulai dan tanggal selesai per aktifitas. Lebih baik lagi hal ini disajikan dengan bantuan menggunakan teknik Project Management yang dapat menggambarkan ketergantungan satu aktifitas dengan aktifitas lain berikut titik-titik kritis pada aktifitas yang mana saja.

Harapannya dengan penjelasan diatas tadi maka proposal (rencana) penelitian yang diajukan dapat menunjukkan posisi penelitian nanti pada peta penelitian yang begitu luas, hal ini mirip dengan bagaimana anda mampu menunjukkan peta kota jakarta pada atlas dunia yang luas ini.

Mengambil terjemahan harfiah dari "state of the art" bahwa karya penelitian (Tugas Akhir) didudukkan sebagai sebuah karya seni yang memiliki cita rasa tinggi. Para penghasil karya seni ini selalu berusaha menghasilkan karya yang unik, berbeda dengan sebelumnya, tidak ada yang menyamai. Inilah yang disebut dengan pencapaian tertinggi - STATE OF THE ART. Karya seni ini dihasilkan dari hasil pemikiran dan tangan dengan penuh tanggungjawab sehingga rasanya sulit untuk ditiru, bahkan ketika dua orang pekerja karya melakukan kerjanya pada obyek yang sama maka hasilnya dapat dirasakan berbeda satu dengan yang lainnya.

Untuk para mahasiswa yang akan melakukan penelitian Tugas Akhir, jadilah anda seperti pekerja seni untuk menghasilkan karya yang unik. Bagi mereka yang telah berhasil menuntaskan karya Tugas Akhirnya maka berbanggalah dengan karya anda sebagai sebuah karya state of the art.

Sumber:
  1. Cahyo, Winda Nur. 2012. State Of The Art..... [Online] Tersedia: http://windanc.staff.uii.ac.id/2012/01/05/state-of-the-art/. [14 Agustus 2015].
  2. Wikipedia. 2015. State of the art. [Online] Tersedia: https://en.wikipedia.org/wiki/State_of_the_art. [14 Agustus 2015].
  3. Wikipedia.2014. Novelty. [Online] Tersedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Novelty. [14 Agustus 2015].

2 komentar:

  1. pak Aryo artikelnyacukup membantu. tapi sy terus terang masih bingung tentang bagaimana menyususn SOTA ini. Di kampus saya SOTA disusun di BAB II dengan judul tersendiri. Adakah bapak memiliki contoh tentang SOTA ini, buat saya jadikan contoh, makasih

    BalasHapus
  2. pak aryo saya juga masih merasa bingung bagaimana menyusun SOTA, apa bapak punya contoh yang bisa saya jadikan reverensi?

    BalasHapus